Selling rice from my village in the city

Lisna

Bontomasunggu, Indonesia

100% repaid

Entrepreneur

Name

Lisna

Member since

February 2015

On-time repayments

229 installments  •  43%

About Me

I lisna 26 years old, I live with my parents in a remote village of Bonto Masunggu Village. Bone, Actually I have 7 siblings 3 siblings and 3 younger siblings, Sister all have family and 2 siblings still while school and the other work, I myself have finished my last education at a university In Makassar my health background is finished in december in 2011 after completion in 2012 I tried to register at some private hospitals in Makassar but did not pass and finally in 2013 I decided to return to the village (village Bonto Masunggu) trying to serve / volunteer at a Puskesmas in my village subdistrict but the devotion I just went back 1 year ago because I have a desire to have income that I can use in everyday needs and family needs including helping my sister who is still in school so I decided to help my mother"s business selling and selling agricultural products.

My Business

In general, Bontomasunggu villagers are farmers. Agricultural products originating from this village of high value are Rice, Chocolate, Coffee, Peanut and Sugar Palm. Since about 20 years ago my mother has started the business of buying agricultural products from this village and then sell to Makassar. But the business of the mother never evolved into a routine with fixed income. What is unique about the mother"s business is to keep the old habits of buying barter system. So farmers bring the agricultural products and then exchanged for basic goods such as Cooking Oil, sugar, instant noodles and others. Actually I know the zidisha is long from the information from Mardiana but not yet interested to know more but after I see founder zidisha Julia Kurnia come directly to place Mardiana Mother I become more interested know and learn more, then I opened zidisha website and read many articles in entrepreneurial menu so I was inspired to grow my mother"s business together. My mother currently sells agricultural products to Makassar 1 to 2 times per week with a turnover of about $ 400 with a 20% profit margin of about $ 80 / week. From this profit I will allocate 10% about $ 10 / week to pay the mortgage to zidisha.

Loan Proposal

Saat ini di kampung saya sementara musim panen padi. Sistem barter yang sudah sejak lama kami lakukan dengan menukar barang kebutuhan pokok dengan beras dari para petani, di musim panen ini permintaan penukaran meningkat drastis. Beberapa pelanggan kami juga disamping menukar beras dengan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, detergen dan gula pasir, ada banyak juga yang mau menukar beras dengan uang tunai atau menjual beras mereka. Oleh karena itu pinjaman zidisha kali ini akan saya alokasikan untuk membeli kebutuhan pokok yang rutin dibutuhkan petani dan modal untuk membeli beras dari petani. Rincian pemakaian pinjaman sebagai berikut :
Modal untuk membeli beras petani 115$
Minyak Goreng 40$
Detergen 15$
Gula pasir 25$
Semoga para pendana dapat mempertimbangkan pengajuan pinjaman saya.
Terima kasih

Show original Bahasa Indonesia  

About Me

Saya lisna berusia 26 Tahun, saya tinggal bersama kedua orang tua saya di sebuah desa terpencil yaitu Desa Bonto Masunggu Kab. Bone, Sebenarnya saya bersaudara 7 orang 3 kakak dan 3 adik, Kakak semuanya sudah berkeluarga dan adik 2 orang masih sementara sekolah dan satunya lagi bekerja, saya sendiri sudah menyelesaikan pendidikan terakhir saya di sebuah universitas Di makassar yang berlatar belakang Kesehatan saya selesai pada tahun desember tahun 2011 setelah selesai pada tahun 2012 saya mencoba mendaftar di beberapa RS Swasta di makassar namun tidak lulus dan akhirnya pada tahun 2013 saya memutuskan untuk kembali ke kampung (desa Bonto Masunggu) mencoba untuk mengabdi/sukarela di Sebuah Puskesmas di Kecamatan desa saya tersebut namun pengabdian ini saya hanya menjalani 1 Tahun lalu mundur karena saya mempunyai keinginan memiliki penghasilan yang bisa saya pakai dalam kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan keluarga termasuk membantu adik saya yang masih sekolah sehingga saya memutuskan untuk membantu bisnis ibu saya yang jual beli hasil-hasil pertanian.

My Business

Pada umumnya penduduk Desa Bontomasunggu adalah petani. Hasil-hasil pertanian yang berasal dari desa ini yang bernilai jula tinggi adalah Beras, Cokelat, Kopi, Kacang Tanah dan Gula Aren. Sejak sekitar lebih dari 20 Tahun yang lalu ibu saya sudah memulai bisnis membeli hasil-hasil pertanian dari desa ini kemudian menjual ke Kota Makassar. Namun bisnis ibu tidak pernah berkembang hanya menjadi rutinitas dengan pendapatan yang tetap. Yang unik dari bisnis ibu adalah masih mempertahankan kebiasaan zaman dulu yang jual beli sistem barter. Jadi petani membawa hasil-hasil pertanian kemudian ditukar dengan barang-barang kebutuhan pokok seperti Minyak Goreng, gula pasir, mie instan dan lain-lain. Sebenarnya saya mengetahui zidisha sudah lama dari informasi dari Mardiana tetapi belum tertarik mengenal lebih jauh tetapi setelah saya melihat founder zidisha Julia Kurnia datang langsung ke tempat Ibu Mardiana saya jadi lebih tertarik mengetahui dan mempelajari lebih jauh, kemudian saya membuka website zidisha dan banyak membaca artikel di menu kewirausahaan sehingga saya terinspirasi untuk menumbuhkan bisnis ibu saya secara bersama-sama. Saat ini ibu saya menjual hasil-hasil pertanian ke Kota Makassar 1 - 2 kali per minggu dengan omset sekitar $400 dengan margin keuntungan 20% sekitar $80/minggu. Dari keuntungan ini saya akan mengalokasikan 10% sekitar $10/minggu untuk membayar cicilan ke zidisha.

Loan Proposal

Saat ini di kampung saya sementara musim panen padi. Sistem barter yang sudah sejak lama kami lakukan dengan menukar barang kebutuhan pokok dengan beras dari para petani, di musim panen ini permintaan penukaran meningkat drastis. Beberapa pelanggan kami juga disamping menukar beras dengan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, detergen dan gula pasir, ada banyak juga yang mau menukar beras dengan uang tunai atau menjual beras mereka. Oleh karena itu pinjaman zidisha kali ini akan saya alokasikan untuk membeli kebutuhan pokok yang rutin dibutuhkan petani dan modal untuk membeli beras dari petani. Rincian pemakaian pinjaman sebagai berikut :
Modal untuk membeli beras petani 115$
Minyak Goreng 40$
Detergen 15$
Gula pasir 25$
Semoga para pendana dapat mempertimbangkan pengajuan pinjaman saya.
Terima kasih

Feedback

2

None

None



Loading...

Loan Info

Project Type

Classic Loan

Disbursed amount

$195.00

Date disbursed

Jun 16, 2015

Repayment status

On Time

Projected term

5 months

Lenders

S

Sander

Borsbeek, Belgium

Bobrm2k3

Charleston, United States

T

TodaRaba

Tacoma, United States

Per Dahl

Norrköping, Sweden

TheGoodData

London, United Kingdom

SuperMario28

Cudahy, United States

RW

Ron Wilde

Alaska, United States

J

James

United States

Y

YP

Malaysia, Germany

Ask Lisna a question about this project, share news and photos of your own, or send a simple note of thanks or inspiration.

Loading...

Loading...

Loading...